PDF FILE

PDF FILE
Free Download

Selasa, 12 Oktober 2010

CONTOH MAKALAH TENTANG GLOBAL WARMING

OLEH : Cah Iyo Jo

A. Pendahuluan
Pemanasan global merupakan proses pemanasan pada bagian atmosfer karena untuk menghangatkan tumbuhan dari suhu yang dingin, sehingga tumbuhan dapat bertahan pada musim dingin. Cahaya matahari yang masuk ke bumi akan ditahan oleh lapisan ozon agar sinar yang masuk ke dalam bumi adalah sinar yang tidak membahayakan bagi makhluk hidup dan lapisan ozon akan mempertahankan suhu bumi agar tetap stabil. Radiasi matahari yang masuk ke bumi dalam bentuk gelombang pendek yang menembus atmosfer bumi kemudian berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang dipantulkan kembali ke atmosfer. Akan tetapi tidak semua gelombang panjang yang dipantulkan kembali oleh bumi dapat menembus atmosfer menuju angkasa luar karena dihadang dan diserap oleh gas-gas yang berada di atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Peristiwa alam ini dikenal dengan efek rumah kaca.
Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan peningkatan konsentrasi gas rumah kaca secara signifikan, sehingga menyebabkan akumulasi panas di atmosfer yang mempengaruhi sistem iklim global. Hal ini menyebabkan naiknya temperatur rata-rata bumi yang dikenal dengan pemanasan global. Pemanasan global pada akhirnya menyebabkan terjadinya perubahan iklim, atau tepatnya perubahan beberapa variabel iklim seperti suhu udara dan curah hujan.

B. Penyebab Global Warming
Global warming atau pemanasan global yang disebabkan oleh evek rumah kaca dimana panas yang masuk ke bumi tidak dapat dipantulkan kembali akibat semakin banyaknya gas-gas berbahaya yang menumpuk di lapisan atsmosfir yang bersifat menyerap panas yang di pentulkan bumi. Kondisi tersebut sama seperti bumi yang dimasukan ke dalam rumah kaca yang mampu ditembus panas dari luar tetapi tidak mampu di tembus panas atau kalor dari bumi itu sendiri. Berikut beberapa gas yang menyebabkan rumah kaca:
a) Karbondioksida (CO2) yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam).
b) Metana (CH4) berasal dari areal persawahan, pelapukan kayu, timbunan sampah, proses industri, dan eksplorasi bahan bakar fosil.
c) Nitrous Oksida (N2O) yang berasal dari kegiatan pertanian atau pemupukan, transporasi, dan proses industri.
d) Hidroflourokarbon (HFCs) berasal dari sistem pendingin, aerosol, foam, pelarut, dan pemadam kebakaran.
e) Perflourokarbon (PFCs) berasal dari proses industri.
f) Sulfurheksafluorida (SF6) berasal dari proses industri.

C. Dampak Global Warming
Mencairnya es saat ini berjalan jauh lebih cepat dari model-model prediksi yang pernah diciptakan oleh para ilmuwan. Beberapa prediksi awal yang pernah dibuat sebelumnya memperkirakan bahwa seluruh es di kutub akan lenyap pada tahun 2040 sampai 2100. Tetapi data es tahunan yang tercatat hingga tahun 2007 membuat mereka berpikir ulang mengenai model prediksi yang telah dibuat sebelumnya.
Para ilmuwan mengakui bahwa ada faktor-faktor kunci yang tidak mereka ikutkan dalam model prediksi yang ada. Dengan menggunakan data es terbaru, serta model prediksi yang lebih akurat. Baru-baru ini sebuah fenomena alam kembali menunjukkan betapa seriusnya kondisi ini. Pada tanggal 6 Maret 2008, sebuah bongkahan es seluas 414 kilometer persegi di Antartika runtuh. Secara umum pemanasan global akan sangat mempengaruhi iklim yangada di bumi, hal ini diperparah dengan adanya perusakan alam yang terus menerus tanpa bias dicegah. Penebangan hutan dan penggunaan zat-zat berbahaya dalam dunia industri menyebabkan lapisan ozon sebagai perisai dan pelindung bumi dari panas matahari menjadi rusak. Seperti diyatakan oleh ilmuan-ilmuan dari amerika serikat, bahawa lapisan ozon di bumi ini sudah banyak yang berlubang terutama di atas kueub utara dan selatan.

D. Naiknya Permukaan Air laut
Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan berdampak langsung pada naiknya level permukaan air. Para ahli memperkirakan apabila seluruh Greenland mencair. Level permukaan laut akan naik sampai dengan 7 meter! Cukup untuk menenggelamkan seluruh pantai, pelabuhan, dan dataran rendah di seluruh dunia. Apakah hal ini akan benar-benar terjadi mengingat kurang pedulinya masyarakat dunia terhadap masalah tersebut, padahal manusialah yang memegang peranan penting dalam masalah ini.

E. Perubahan Iklim dan Cuaca Yang Semakin Ekstrim
Pemanasan global berimbas pada semakin ekstrimnya perubahan cuaca dan iklim bumi. Pola curah hujan berubah-ubah tanpa dapat diprediksi sehingga menyebabkan banjir di satu tempat, tetapi kekeringan di tempat lain. Topan dan badai tropis baru akan bermunculan dengan kecenderungan semakin lama semakin kuat. Seperti yang terjadi di Jepang dan Amerika Serikat dimana kekuatan badinya terus meningkat dari tahun-ketahun, apabila hal ini terus berlanjut dan pencegahan tidak mulai di canangkan bias saja bumi ini akan rusak dan tak bias lagi untuk di tinggali.
Perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global akan menimbulkan dampak negatif, antara lain mencairnya lapisan es terutama di kutub utara dan selatan yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Akibatnya, volume lautan meningkat dan permukaannya naik sekitar 9-100 sentimeter sehingga akan menyebabkan tenggelamnya daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Perubahan iklim juga akan menyebabkan pergeseran musim. Musim kemarau akan berlangsung lama dan dapat menyebabkan kekeringan, sehingga kebakaran hutan meningkat. Kebakaran hutan akan menyebabkan gas CO yang berbahaya bagi manusia banyak terbentuk dan ikut masuk dalam saluran pernapasan manusia ketika sedang bernapas. Penumpukan gas CO dalam saluran pernapasan akan menyebabkan sesak nafas, sehingga mengganggu kesehatan. Pergeseran musim menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dengan kecenderungan intensitas curah hujan yang lebih tinggi sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor. Banjir merupakan luapan air yang melanda suatu daerah tertentu. Luapan air tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia, karena di dalamnya terdapat mikroorganisme penyebab penyakit, sehingga dapat menurunkan kualitas air dan terjadinya krisis persediaan makanan. Penurunan kualitas air dan krisis persediaan makanan menyebabkan timbulnya penyakit, seperti malaria, demam berdarah, dan diare.
Perubahan iklim dapat kita antisipasi salah satunya dengan adaptasi (penyesuaian) terhadap perubahan iklim yang bertujuan untuk meminimalisasi dampak yang telah terjadi, mengantisipasi resiko, sekaligus mengurangi biaya yang harus dikeluarkan akibat perubahan iklim. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk beradaptasi antara lain:
a. Memahami kondisi cuaca dan pergerakan angin sebelum beraktivitas.
b. Penyesuaian pola tanam yang mengikuti peruahan musim.
c. Tidak menggali tanah yang miring di lereng bukit atau gunung untuk mencegah longsor.
d. Bagi yang bertempat tinggal di dekat pantai, agar mewaspadai pasang air laut.
e. Membudayakan hidup bersih dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya unuk mencegah banjir karena tersumbatnya aliran air.
f. Membuat bak atau kolam untuk menampung hujan dan membuat sumur resapan.

F. Gelombang Panas
Pemanasan Global mengakibatkan gelombang panas menjadi semakin sering terjadi dan semakin kuat. Tahun 2007 adalah tahun pemecahan rekor baru untuk suhu yang dicapai oleh gelombang panas yang biasa melanda Amerika Serikat. Dimana suhu udara mencapai angka 48° Celcius dan terus meningkat, bahkan di Daerah Death Valley di California sempat tercatat suhu 53° Celcius. Suhu yang biasanya normal hanya 28°-35° Celcius bisa mencapai angka tersebut, apakah untuk seterusnya manusia akan dapat hidup di suhu yang tinggi bila kenaikan suhu ini terus terjadi dari tahun-ketahun. Di Indonesia sendiri masalah tersebut sudah sering terjadi, dimana para petani banyak yang kesulitan untuk bercocok taman karena semakin sedikitnya curah hujan akibat kemarau yang berkepanjangan.

G. Penanggulangan Global Waming
Agar kelestarian bumi ini dapat terjaga dan mampu mencukupi semua kebutuhan umat manusia. Dalam pemanfaatan sumberdaya alam yang tersedia harus dilakukan dengan arif dan bijaksana supaya kerusakan lingkungan dapat di cegah terutama pemanasan global, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memperlambat laju pemanasan global:
1. Membudayakan gemar menanam pohon dan menggunakan tanaman hidup sebagai pagar rumah.
2. Penebangan pohon harus diikuti dengan penanaman kembali bibit pohon yang sama dalam jumlah lebih banyak.
3. Jangan membuka lahan dengan membakar.
4. Hemat energi.
5. Usahakan menggunakan transportasi umum dan kendaraan yang berbahan bakar ramah lingkungan.
6. Rawat mesin kendaraan secara berkala agar emisi gas buang kendaraan baik.
7. Bagi industri, selalu memantau emisi gas buang limbahnya.
8. Menanamkan rasa cinta lingkungan terhadap generasi muda penerus bangsa.

H. Kesimpulan
Kerusakan lingkungan terjadi bukan dengan sendirinya, namun ada faktor pendorng yang menyebabkab kerusakan itu terjadi semakin cepat dan sulit untuk dikendalikan, manusia sebagai makhluk yang mendominasi kehidupan di bumi ini memiliki andil yang sangat besar dalam pengelolaan sumber daya alam. Exsplorasi secara besar-besaran yang dilakukan menyebabkan bumi ini menjadi semakin tidak terawat dan tercemar. Penggunaan bahan-bahan yang berbahaya dalam sebuah industri menyebabkan pencemaran yang sangat besar, baik udara,air, dan tanah. Menumpuknya gas emisi dari mesin-mesin kendaraan atau mesin-mesin pabrik di atsmosfir menyebabkan terjadinya evek rumah kaca yaitu lapisan gas yang membelenggu bumi ini sehingga bumi akan teras semakin panas akibat dari evek rumah kaca tersebut.
Perubahan iklim,suhu,temperature dan cuaca yang sulit diprediksi pergantiannya menyebabkan bencana alam yang sering terjadi akhir-akhir ini, seperti longsornya gunung es abadi di antartika, angin topan dan badai yang melanda beberapa kawasan di amerika dan eropa, serta timbulnya beberapa penyakit baru yang mematikan.
Hal tersebut dapat dihindari bila saja masyarakat dunia mau menyadari betapa pentingnya menjaga kelestarian linggkungan demi kepentingan kita bersama. Dengan menanamkan rasa cinta lingkungan terhadap generasi muda, dan mengurangi penggunaan mesin-mesin atau zat-zat yang berbahaya bagi lingkungan.









I. Daftar Pustaka
Firmasyah.2009.Pengaruh Global Warming Terhadap Kehidupan Manusia.http://Weblog.htm
Anonim.2010. Pemanasan Global Ancaman Terbesar Planet Bumi.http://www.sejutablog.com
Anonim.2009.Terrifying Global Warming Pictures.http://www.treehugger.com
Anonim.2010. Gambar Mengerikan Akibat Global Warming.http://ADAbisnis.com.htm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar